Selasa, 29 Maret 2016

Manajemen PPSM (Who??)

Halo gaes... Enaknya ngomongin apa? Emmm, cinta? Ah kasian kalian yg jomblo. Gimana kalo bola lokal aja? Liganya mau mulai nih (yen ra luput).
Tapi btw, kayaknya bakal rame kalo bahas balbalan di Magelang atau mungkin derby Magelang. Huwallah... Derby Magelang mah apa atuh?!? lha wong cuma ada satu tim yg hebat kok di Magelang, xixixi. Daripada ngomongin derby Magelang atau apalah itu, mending kita ngomongin gimana caranya memajukan Tim Kebanggaan warga Magelang ini, PPSM lho ya bukan mejiKUHIbimiu itu.
Ngomongin kemajuan PPSM sih kayaknya bukan rahasia lagi deh kalo popularitas PPSM saat ini emang lagi turun drastis di masyarakat Magelang. Entah siapa yg salah, namun terlihat jelas kacaunya manajemen tim di tiga tahun terakhir ini sedikit banyak turut menjadi faktor anjloknya popularitas tim ini. Jika dilihat dari prestasi, sebenernya tim ini mengalami peningkatan lho. Dua tahun lalu berhasil menembus Semifinal Piala Indonesia, serta musim lalu yg berhasil finish lima besar di Divisi Utama. Akan tetapi semua itu ternyata belum cukup untuk mendongkrak popularitas tim sepak bola yg bulan ini berusia 97 tahun. Lha terus gimana mas? (Haembuh!!) Haha.
Oke, jadi begini... Jika saya simpulkan sih ada beberapa faktor yg mempengaruhi permasalahan ini. Sebenernya buanyak sih jika dijabarkan, tapi nanti pada gontok-gontokan sendiri malah gawat, hehe. Untuk itu mungkin sedikit aja deh aku bahas dimari. Harus diakui bahwa saling menjatuhkan antar kelompok supporter PPSM sendiri lah menjadi faktor pertamanya. Praktek-praktek semacam ini yg secara tak sadar turut serta mengurangi antusias ataupun respect terhadap PPSM sendiri. Tentu ada pertanyaan, "Kenapa bisa begitu?" Nah, antara lain kurangnya rasa menghormati perbedaan pendapat (pandangan) atau bisa juga dengan menjadi sok jagoan di dalam stadion. Hal-hal semacam itulah yg menyebabkan praktek-praktek seperti itu bisa terjadi.
Berikutnya adalah, Emm... Ya tentu saja amburadulnya manajemen tim!! Simpel aja sih mikirnya, entah kenapa manajemen PPSM dua tahun belakangan ini sangat minim pengetahuan tentang pemasaran tim. Saya tak menyebutkan bodoh lho ya... tapi memang harus diakui bahwa strategi mereka untuk mendongkrak popularitas tim ini kelewat e'emnya. Saya analogikan seperti ini, kita ibaratkan PPSM ini adalah barang. Nah gimana bisa laku tuh barang kalo promosi aja enggak?!? Sama seperti PPSM, bagaimana stadion bisa penuh jika mempromosikan tim ke khalayak umum aja gk pernah?!? Padahal mereka juga tau kalo popularitas tim ini memang sedang merosot tajam. Boro-boro deh website, akun official di FB atau Twitter aja gk punya. Haduuuh, parah kan? Emang!
Lalu selama ini gimana dong? Ya kita-kita ini yg mempunyai inisiatif membuat akun-akun anonim ataupun Unofficial sebagai sumber informasi untuk teman-teman supporter lain. Eh tapi ini perasaan kok malah ngeritik abis-abisan sih... Tapi itu memang kenyataan kok, dan hingga akhirnya masalah klasik timbul. Dana, WTF!! Hmmm.
Tapi tenang, kayaknya sih manajemen untuk musim ini serius untuk membuat sang Macan meraung-raung dan menerkam semua musuhnya (yen ra luput, hahaha). Kelompok-kelompok supporter yg ada pun kini kayaknya telah sadar bahwa perbedaan itu adalah sesuatu yg wajar. Ya ya.. Semoga saja mimpi untuk melihat PPSM Magelang berjaya dapat terwujud. Alee!!!
Kita lihat aja deh perkembangan kedepannya seperti apa. #forzaPPSM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar