#MagelangDadiSiji , hestek yang bertujuan untuk menjadikan satu beberapa kelompok supporter PPSM Magelang. Buat para supporter PPSM Magelang, tentunya kalian sudah tak asing dengan hestek tersebut, terlebih hal ini dikampanyekan dalam acara anniversary PPSM ke-97 beberapa waktu yang lalu. Sebelum kita masuk lebih dalam untuk memaknainya, mari kita bahas dulu latar belakang hestek #MagelangDadiSiji itu sendiri.
Oke baiklah... sebelumnya perlu diketahui juga, tulisan ini adalah pandangan pribadi. Bukan mewakili kelompok supporter tertentu ataupun golongan tertentu.
#MagelangDadiSiji muncul di permukaan saat acara anniversary PPSM ke-97 beberapa waktu yang lalu. Hal tersebut terjadi karena kegelisahan beberapa supporter PPSM terhadap menjamurnya kelompok supporter PPSM itu sendiri.
Pada mulanya, hestek #MagelangDadiSiji merupakan nama dari sebuah forum yang lahir untuk acara anniversary PPSM. Forum yang beranggotakan perwakilan dari beberapa kelompok supporter ini bertujuan untuk mensukseskan kegiatan acara anniversary PPSM. Sebuah terobosan atau gagasan yang brilian mengingat tak adanya pertandingan sepakbola sekaligus untuk menjaga kekompakan supporter PPSM.
Seiring dengan berjalannya waktu, forum yang bertujuan untuk mensukseskan acara anniversary PPSM tersebut, bergeser menjadi sebuah komitmen untuk menjadikan satu kelompok supporter yang ada. Lalu muncul lah hestek #MagelangDadiSiji itu.
Sebenarnya kampanye untuk menjadikan satu beberapa kelompok supporter tersebut telah dikampanyekan jauh-jauh hari sebelumnya, namun pada prakteknya kampanye tersebut selalu menemui jalan buntu. Entah apa penyebabnya namun kenyataannya selalu begitu.
Jika kita lihat secara objektif, tak ada yang salah dengan penggabungan ini. Bahkan akan nampak lebih kompak dan tertata. Terlebih dengan selesainya pembangunan tribun selatan Stadion Moch Soebroto. Rencananya tribun tersebut akan dijadikan rumah baru oleh beberapa kelompok supporter ini. Namun akan berbeda jika kita melihat dari sudut pandang sebagai supporter.
Gagasan atau hestek #MagelangDadiSiji ini tentunya menimbulkan pro dan kontra di kalangan supporter. Ada yang setuju dengan gagasan tersebut namun tak sedikit juga yang menolaknya. Hal ini sangat lumrah karena isu ini sangat sensitif.
Adanya isu sensitif ini membuat saya sebagai PemudaTribun ingin menyampaikan pandangan saya pribadi. Memang tak bisa dipungkiri banyak manfaat dari gagasan penyatuan ini. Mulai dari lebih tertatanya supporter hingga didelok wangun.
Jika kita tinjau satu per satu ideologi kelompok supporter PPSM ini tentu sangat bertolak belakang. Squadra Macan Tidar dengan ultras-nya, Magelang Boys, East Progo dengan style casual-nya tentunya akan terjadi masalah baru kedepannya jika rencana penggabungan ini direalisasikan. Belum lagi jika ditambah dengan , MSH ataupun MR. Chiu dengan cara pandang supporter konvesional. Masalah pertama akan muncul siapa pemimpinnya, lalu dalam praktek di lapangannya akan terjadi konflik terkait chants atau lagu. Mendirikan beberapa istana dalam satu kerajaan adalah suatu tindakan yang berisiko.
Terlepas dari masalah itu, semua kelompok supporter ini mempunyai history masing-masing yang akan dijadikan bahan pertimbangannya untuk menyikapi gagasan ini.
Dalam sudut pandang saya sebagai PemudaTribun, #MagelangDadiSiji bisa dilakukan dengan baik melalui proses alami, bukan dengan keterpaksaan kondisi ataupun tekanan kondisi. Adanya ambisi akan menjadi boomerang untuk kita sendiri, Trust me!
Sebenarnya forum supporter demikian positif. Terlebih tujuannya untuk kebaikan PPSM. Namun jika ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan lainnya, forum semacam ini akan beralih fungsi dan menjadi kontroversial.
Saya bukan menolak rencana penggabungan ini, saya sebagai supporter PPSM mendukung langkah yang terbaik. Mendukung dalam artian bukan berarti komitmen dengan gagasan ini. Terlebih saya bagian dari keluarga Squadra Macan Tidar (SMT) yang mempunyai pandangan terhadap gagasan ini. Biar bagaimanapun saya tetap akan komitmen dengan komunitas dimana saya bernaung untuk mendukung PPSM Magelang, SMT.
Terlepas dari itu semua, saya kira selama ini kita telah dadi siji. Dadi siji satu stadion, dadi siji mengawal tim bertanding, dadi siji menjaga nama baik panji-panji PPSM Magelang. Bukan begitu? :) #forzaPPSM #Ale