Kelompok kami memutuskan utk berangkat mandiri utk menemani tim kebanggaan kami bertanding di kota orang. Segala risiko kita tanggung bersama. Akhirnya aku memutuskan utk mengikuti laga tandang ini. Biaya yg cukup mahal utk seorang pelajar tak membuat tekad ini berkurang. Dengan segala upaya akhirnya aku mampu utk membayar biaya transportasi itu.
Sebelum Matchday ada perasaan tegang, tidak sabar, dan antusias utk laga tandang pertamaku ini. Orang bilang aku terkena Pre- Match Syndrome. Sindrom dimana seluruh jiwa dan raga ini bergetar dan ingin cepat sampai ke stadion utk meluapkan segala perasaan.
Pagi sekali aku bangun dan menyiapkan segalanya utk laga ini. Dengan restu dari orang tua aku melangkah pasti ke basecamp dimana kelompok kita berkumpul. Ternyata aku kepagian datang ke sana, tak ada seorangpun terlihat. Terdengar kawanku memanggil2 aku, haha dia baru bangun dari tidurnya. Ternyata aku terlalu bersemangat utk melakoni laga tandang pertamaku ini. Sambil menunggu rekan2 yg lain datang, sebotol Vodka pun dituangkan kawanku utk menambah semangat di pagi yg cerah itu. Kami minum bukan utk mabuk2an, hanya utk menambah semangat utk laga tandang ini. Tak lama kemudian akhirnya satu per satu kawan bermunculan. Rasa senang saat itu berkumpul dengan kawan2 senasib dan seperjuangan. Akhirnya kamipun berangkat meninggalkan basecamp kami. Dengan mobil sewaan kami mantap menuju kota orang yg supporternya terkenal suka bikin ulah itu. Dalam perjalanan, canda tawa, dan cerita meramaikan suasana mobil yg cukup desak2an itu. Perasaan ingin cepat sampai selalu menghantuiku. "Iseh sue po?" Pertanyaan yg selalu terdengar di mobil. Perjalanan jauh yg paling menggembirakan yg pernah saya lalui saat itu.
Setelah beberapa lama akhirnya kami memasuki kota yg cukup panas dengan pemandangan lautnya yg mempesona. Terlihat supporter tuan rumah telah menunggu kami di batas wilayah kota. Kamipun disambut bak saudara. Dikawal hingga stadion yg cukup jauh dari batas wilayah kota itu.
Sesampainya di area stadion nyanyian2 selamat datang menghapus semua anggapan bahwa supporter di kota itu suka bikin olah. Tak beberapa lama kamipun masuk ke stadion. Tribun yg tak jauh beda dengan tribun di stadion kami membuat kami cukup terbiasa, hanya saja disini sangat panas. Semua peralatan kami siapkan. Satu cegukan alkohol membuat suasana stadion semakin panas.
Tim kebanggaan kami memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan. Tepuk tangan dan nyanyian2 semangat kami berikan walau kami sangat kelelahan. Tak tau perasaan apa yg membuat raga ini begitu semangatnya, yg jelas kami datang hanya utk tim kami.
Tepat pukuk 15.30 dan kick off pun telah dilakukan. Nyanyian2 semangat selalu kami nyanyikan dengan penuh semangat pula. Waktu pun akan usai dan skor masih sama kuat 0-0. Akan tetapi tim tuan rumah mampu membuat kami lesu dan tertegun, GOLL!! 1-0 utk tim tuan rumah. Perasaan sedih dan kecewa seketika kami rasakan. Dan tak brapa lama kemudian GOL!! Lagi2 tim tuan rumah mampu memperlebar jarak dengan tim kami. Hasil akhir 2-0 utk kemenangan tim tuan rumah membuat kami pun cukup sedih. Akan tetapi kami tak boleh seperti ini, kami harus selalu semangat. Nyanyian2 terima kasih kepada tim kebanggaan kami tetap kami nyanyikan sebagai apresiasi kepada para pahlawan kami yg telah berjuan membawa nama kota kami. "Ah biarlah, nanti kita balas di kandang" kataku saat itu. Setelah bertegur sapa dengan supporter tim tuan rumah, kami pun meninggalkan stadion.
Rasa lelah, capek membuat perjalanan pulang kami terasa lama, apalagi ditambah tersesat jauh gk tau dimana..hahaha. Canda dan gurauan tetap menemani kami di perjalanan pulang ke kota kami.
Sungguh laga tandang pertama yg berkean buat aku. Rasa cinta ke tim ini pun semakin bertambah besar ntah apa penyebabnya. Bagiku engkaulah kebanggaan yg sebenarnya.
![]() |
| Terima Kasih pahlawan-pahlawanku..Terima Kasih. Aku akan selalu mendukungmu hingga mata ini tak mampu lagi untuk melihat |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar